Direvitalisasi, Kondisi Pasar Mlinjon Malah Sepi

KLATEN – Pasar Mlinjon di Kelurahan Tonggalan, Klaten Tengah sudah direvitalisasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Desember lalu, pasar baru ini sudah ditempati puluhan pedagang kios dan los. Sayangnya, kondisi Pasar Mlinjon justru sepi pascarevitalisasi.

Wiji (60), mengaku sudah 40 tahun berdagang di Pasar Mlinjon. Dia mengapresi langkah pemkab membangun pasar ini. Namun, dia mengeluh jumlah pembeli yang datang ke Pasar Mlinjon sedikit. Padahal bangunan pasar sudah bangus, bersih, dan nyaman.

”Semakin hari yang datang membeli tambah sepi. Kalau dibandingkan dengan pasar di Gayamprit, masih ramai di sana,” keluh Wiji, warga Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom ini kepada Jawa Pos Radar Klaten, Kamis (4/1).

Diakui Wiji, transaksi jual beli di Pasar Mlinjon hanya ramai di pagi hari. Setelah pukul 13.00 WIB, jarang ada pembeli yang masuk pasar. ”Saya hanya berharap ada upaya agar pasar kembali ramai seperti dulu. Kalau bisa ramai sampai sore. Jangan hanya pagi tok yang ramai,” beber Wiji yang berdagang berbagai jenis sayuran ini.

Sepinya Pasar Mlinjon juga diakui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pengelolan Pasar Klaten, Hery Susilo. Dia menyebut ada sejumlah faktor penyebab sepinya pasar tradisional. Salah satunya menjamurnya pedagang sayur keliling.

”Semakin banyak pedagang sayur keliling, masyarakat enggan datang ke pasar tradisional lagi. Cukup beli sayur di depan rumah,” kata Hery.

Sumber :

https://www.jawapos.com/radarsolo/2018/01/04/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *